Di dunia trading, sangat penting untuk memiliki alat yang tepat untuk menganalisis pergerakan pasar. Salah satu alat yang dapat membantu kita adalah DiNapoli Price Oscillator. Mari kita bahas lebih dalam!
Ada beberapa kemungkinan yang bisa dilakukan dengan DiNapoli Price Oscillator:
- Pilih jumlah bar untuk menghitung rumus
- Pilih jenis rata-rata yang digunakan dalam perhitungan
- Pilih harga (open, close, high, low) yang digunakan dalam perhitungan
- Pilih pergeseran rata-rata
- Hitung dan tampilkan level overbought dan oversold (60% dan 100%)
Level-level ini dihitung menggunakan rumus khusus yang memanfaatkan fungsi deviasi standar. Meskipun terdengar rumit, level-level ini ditampilkan dengan benar dan hasilnya sama seperti yang didapatkan melalui metode manual. Faktor level dipilih secara khusus agar paling cocok digunakan.
Persyaratan:
- Opsi 'Tampilkan deskripsi objek' harus diaktifkan
- Jika dua indikator perlu ditampilkan dalam satu jendela, DPO harus ditambahkan sebagai yang pertama

Contoh DPO
Maaf jika ada kesalahan dalam penjelasan ini. Semoga informasi ini bermanfaat untuk trading Anda!
Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- iSpread: Indikator Spread untuk Pair Trading di MetaTrader 5