Beranda Indikator Teknis Postingan

Panduan Lengkap Commodity Channel Index (CCI) untuk Trader

Lampiran
7769.zip (2.62 KB, Unduh 0 kali)

Indikator Commodity Channel Index (CCI) digunakan untuk mengukur deviasi harga komoditas dari harga rata-rata statistiknya. Indikator ini sangat berguna bagi kita yang bertrading, karena memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi pasar.

Nilai tinggi dari CCI menunjukkan bahwa harga sedang berada di level yang tidak biasa tinggi dibandingkan dengan rata-ratanya, sedangkan nilai rendah menunjukkan bahwa harga terlalu rendah. Meski namanya mengandung kata 'komoditas', CCI bisa diterapkan pada berbagai instrumen keuangan, bukan hanya komoditas saja.

Ada dua teknik dasar dalam menggunakan Commodity Channel Index:

  1. Mencari Divergensi
    Divergensi terjadi ketika harga mencapai maksimum baru, tetapi CCI tidak mampu melampaui maksimum sebelumnya. Divergensi klasik ini biasanya diikuti oleh koreksi harga.
  2. Indikator Overbought/Oversold
    CCI biasanya bervariasi dalam rentang ±100. Nilai di atas +100 menunjukkan kondisi overbought (dan ada kemungkinan terjadinya penurunan harga), sedangkan nilai di bawah -100 menunjukkan kondisi oversold (dan ada kemungkinan terjadinya kenaikan harga).

Perhitungan:

  1. Untuk menemukan Typical Price, Anda perlu menambahkan harga HIGH, LOW, dan CLOSE dari setiap bar, lalu membagi hasilnya dengan 3.
    TP = (HIGH + LOW + CLOSE)/3

  2. Untuk menghitung Simple Moving Average periode n dari typical prices.
    SMA(TP, N) = SUM[TP, N]/N

  3. Untuk mengurangi SMA(TP, N) dari Typical Prices.
    D = TP — SMA(TP, N)

  4. Untuk menghitung Simple Moving Average periode n dari nilai mutlak D.
    SMA(D, N) = SUM[D, N]/N

  5. Untuk mengalikan SMA(D, N) yang didapat dengan 0.015.
    M = SMA(D, N) * 0.015

  6. Untuk membagi M dengan D.
    CCI = M/D

Di mana:

  • SMA — Simple Moving Average;
  • N — jumlah periode yang digunakan untuk perhitungan.

Deskripsi Indikator Teknis

Deskripsi lengkap tentang CCI dapat Anda temukan di Analisis Teknikal: Commodity Channel Index.

Postingan terkait

Komentar (0)