Halo para trader! Hari ini kita akan membahas tentang salah satu indikator yang mungkin belum banyak dikenal, yaitu Root Mean Square (RMS). Saya mencoba mencari indikator ini sebagai fungsi mandiri, dan saat tidak menemukannya, saya memutuskan untuk membuatnya sendiri.
Nilai RMS dihitung dengan cara mengkuadratkan nilai-nilai, mengambil rata-rata dari nilai yang dikuadratkan, dan kemudian mengambil akar kuadrat dari rata-rata tersebut. Perhitungan ini sangat berguna, terutama dalam konteks gelombang di bidang teknik elektro.
RMS juga dikenal sebagai mean kuadratik (dilambangkan dengan 𝑀2).
Hal yang Perlu Anda Ketahui Jika Ingin Menggunakannya:
Saya telah melihat implementasi Mean Kuadratik sebagai rata-rata bergerak, tetapi sering kali orang lupa untuk membandingkannya dengan rata-rata lainnya.
RMS atau Mean Kuadratik adalah sama dengan SMA (Simple Moving Average) ketika diterapkan pada kumpulan nilai yang selalu sama dengan atau lebih besar dari 0.
Namun, jika ada satu saja nilai negatif, maka hasilnya akan salah (ini adalah konsekuensi dari formula yang digunakan untuk perhitungan). Oleh karena itu, RMS tidak dapat digunakan sebagai rata-rata bergerak normal yang tidak memiliki pembatasan tersebut.


Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- iSpread: Indikator Spread untuk Pair Trading di MetaTrader 5
- Volume Profile + Range v6.0: Indikator Penting untuk MetaTrader 5