Halo, Trader! Hari ini kita akan membahas tentang indikator KDJ yang bisa jadi alat bantu yang sangat berguna dalam mencari momen yang tepat untuk masuk pasar.
KDJ oscillator ini membantu kita dalam menentukan kapan sebaiknya kita mencari kondisi untuk masuk ke pasar. Indikator ini memiliki empat input penting yang perlu kamu ketahui:
- Period - periode perhitungan;
- KFactor - rasio perhitungan untuk garis K;
- DFactor - rasio perhitungan untuk garis D;
- Threshold - garis sinyal.
Bagaimana cara menghitungnya?
K = KFactor * PrevK + DFactor * RSV D = KFactor * PrevD + DFactor * K J = 3.0*D - 2.0*K
di mana:
RSV = ((Close – Lowest Low) / (Highest High – Lowest Low)) * 100
Lowest Low dan Highest High adalah harga terendah dan tertinggi dalam interval Periode yang kamu tentukan.
Salah satu interpretasi yang bisa kita lakukan adalah ketika garis J memotong level Threshold. Jika garis J bergerak ke atas, itu bisa jadi sinyal untuk mencari peluang menjual, sedangkan jika ke bawah, saatnya mencari momen yang tepat untuk membeli.

Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader
- KDJ Averages: Indikator Unggulan untuk MetaTrader 5