KDJ Averages adalah indikator oscillator yang membantu kita menentukan kapan waktu yang tepat untuk mencari peluang masuk ke pasar. Berbeda dengan KDJ, indikator ini dihitung menggunakan metode smoothing standar. Dengan pengaturan default, garis J-nya sedikit lebih cepat.
Indikator ini memiliki enam parameter input sebagai berikut:
- Periode KDJ - periode perhitungan indikator KDJ;
- Periode K - periode perhitungan garis K;
- Metode K - metode perhitungan garis K;
- Periode D - periode perhitungan garis D;
- Metode D - metode perhitungan garis D;
- Batasan - garis sinyal.
Perhitungan:
K = MA(RSV, KPeriod, KMethod) D = MA(K, DPeriod, DMethod) J = 3.0*D - 2.0*K
dimana:
RSV = ((Close – Lowest Low) / (Highest High – Lowest Low)) * 100
Lowest Low dan Highest High adalah harga terendah dan tertinggi dalam interval Periode.
Interpretasi yang mungkin: garis J yang melewati level Batasan. Jika mengarah ke atas - cari peluang untuk menjual, jika ke bawah - cari momen yang tepat untuk membeli.
Setelah garis J melewati level Batasan, tunggu hingga garis K dan D melewati garis J. Arah persilangan menunjukkan arah masuk pasar.

Gambar 1. KDJ Averages

Gambar 2. Perbandingan KDJ Averages dengan KDJ
Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Indikator Alerts pada New Bar untuk MetaTrader 4: Panduan Lengkap
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader