Penulis: Watasi
Bagaimana cara perubahan tren terjadi? Bagaimana cara menentukan kondisi flat? Dan bagaimana cara trading yang tepat? Indikator ini akan membantu menjawab semua pertanyaan tersebut.
Jika kita asumsikan bahwa tren dalam N bar itu adalah garis lurus, kita bisa menghitung parameter dari garis tersebut. Dari sekolah, kita tahu persamaan garis lurus adalah y = bx + c. Kemiringan garis ini ditandai oleh koefisien "b" atau tangen dari sudut kemiringan. Indikator ini menghitung parameter ini menggunakan regresi linier pada setiap bar dan menampilkannya di jendela terpisah. Jika warna indikator hijau, itu berarti nilainya lebih besar dari sebelumnya, artinya sudut kemiringan meningkat. Sebaliknya, jika warna indikator merah, itu menunjukkan sebaliknya.
Dalam konteks grafik, koefisien "b" sebenarnya terbentuk dari dua faktor: tangen sudut garis dan koefisien yang menggambarkan pasangan mata uang (mungkin Point), sehingga skala indikator ini berbeda untuk setiap pasangan mata uang.
Bagaimana cara menggunakan indikator ini? Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba:
- 1. Persilangan garis nol: Amati kapan garis melewati garis nol untuk menentukan sinyal buy atau sell.
- 2. Lintasan nilai maksimum: Perhatikan saat indikator mencapai nilai tertinggi, ini bisa menjadi peluang trading.
- 3. Menentukan zona dekat garis nol: Jika kamu menemukan zona di dekat garis nol, itu menandakan kondisi flat, dan kamu bisa trading saat terjadi breakout.
Jika ada dari kamu yang punya ide untuk meningkatkan indikator ini atau cara lainnya untuk memanfaatkannya, silakan berbagi! Saya sangat menghargainya.
Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader
- Tampilkan Tren Saat Ini untuk Semua Time Frame dalam Satu Panel Sederhana di MetaTrader 4