Indikator ini dirancang untuk mencari korelasi antara berbagai simbol. Dengan menggunakan indikator ini, kamu bisa menempatkan satu grafik di atas grafik lainnya untuk secara visual mendeteksi bagaimana berbagai simbol saling berkorelasi. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan rata-rata bergerak (moving average) ke dalam grafik yang ditampilkan.
Input yang Tersedia:
- simbol_name - ticker dari simbol yang grafiknya akan ditempatkan di atas grafik saat ini;
- bars_for_autoscale - jumlah bar yang akan digunakan untuk penskalaan grafik (0 - jumlah maksimal);
- inverse - membalik grafik menjadi terbalik;
- MA - menampilkan atau tidak menampilkan rata-rata bergerak untuk grafik yang ditambahkan (true - tampil; false - tidak tampil);
- MAPeriod - periode dari rata-rata bergerak;
- MAOnly - hanya menampilkan rata-rata bergerak (menyembunyikan grafik).
Penskalaan dilakukan dengan cara mencocokkan maksimum dan minimum di wilayah N-bar (bars_for_autoscale) satu sama lain.
Indikator ini bisa digunakan untuk strategi hedging dan trading spread pada pasangan yang berkorelasi. Dengan memahami dan memanfaatkan korelasi antara simbol, kamu bisa mengambil keputusan trading yang lebih terinformasi.
Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader
- Condition Scanner: Indikator Hebat untuk MetaTrader 4