Histogram MACD dan garisnya sangat penting dalam sistem trading impuls. Mari kita bahas cara kerjanya.
Ide Dasar:- Jika histogram turun (nilai saat ini lebih rendah dari sebelumnya) dan garis (ditentukan oleh input Line) juga turun, maka histogram berwarna merah - trading buy dilarang;
- Jika histogram naik (nilai saat ini lebih tinggi dari sebelumnya) dan garis naik, maka histogram berwarna hijau - trading sell dilarang;
- Jika histogram turun dan garis naik (atau sebaliknya), histogram berwarna abu-abu - tanpa batasan;
Inersia didefinisikan oleh parameter input Line:
- 0 - MA(MAPeriod);
- 1 - garis MACD;
- 2 - garis sinyal Signal.
Parameter input lainnya:
- FastMA - Periode dari Fast Moving Average;
- SlowMA - Periode dari Slow Moving Average;
- SignalMA - Periode dari Garis Sinyal;
- MAPeriod - Periode dari Moving Average jika Line = 0;
- MAMethod - Metode Rata-rata (MODE_EMA secara default);
- MAAppliedPrice - Harga yang Digunakan (PRICE_CLOSE secara default);
- Line - seperti yang dijelaskan di atas;
- DigitsInc - Format Presisi Digits + DigitsInc

Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator MACD Candle untuk MT4: Panduan Lengkap
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader