Beranda Indikator Teknis Postingan

Memahami Histogram MACD untuk Sistem Trading Impuls

Lampiran
9033.zip (1.53 KB, Unduh 0 kali)

Histogram MACD dan garisnya sangat penting dalam sistem trading impuls. Mari kita bahas cara kerjanya.

Ide Dasar:
  • Jika histogram turun (nilai saat ini lebih rendah dari sebelumnya) dan garis (ditentukan oleh input Line) juga turun, maka histogram berwarna merah - trading buy dilarang;
  • Jika histogram naik (nilai saat ini lebih tinggi dari sebelumnya) dan garis naik, maka histogram berwarna hijau - trading sell dilarang;
  • Jika histogram turun dan garis naik (atau sebaliknya), histogram berwarna abu-abu - tanpa batasan;

Inersia didefinisikan oleh parameter input Line:

  • 0 - MA(MAPeriod);
  • 1 - garis MACD;
  • 2 - garis sinyal Signal.

Parameter input lainnya:

  • FastMA - Periode dari Fast Moving Average;
  • SlowMA - Periode dari Slow Moving Average;
  • SignalMA - Periode dari Garis Sinyal;
  • MAPeriod - Periode dari Moving Average jika Line = 0;
  • MAMethod - Metode Rata-rata (MODE_EMA secara default);
  • MAAppliedPrice - Harga yang Digunakan (PRICE_CLOSE secara default);
  • Line - seperti yang dijelaskan di atas;
  • DigitsInc - Format Presisi Digits + DigitsInc

MACD Histogram WIS

Postingan terkait

Komentar (0)