
Ide:
Indikator ini mungkin sudah ada sejak lama, tapi masih relevan untuk trading forex masa kini. Indikator ini meringkas perbedaan antara harga buka dan harga tutup dalam periode tertentu, dengan garis utama yang menampilkan hasil tersebut.
Fitur Utama:
- Menjumlahkan hanya bar bearish;
- Menjumlahkan hanya bar bullish;
- Menambahkan rata-rata tertimbang dari total periode.
Kelebihan:
- Memadukan kemampuan osilator dan indikator tren, yang sangat penting!
- Mudah dipahami dan diinterpretasikan;
- Memberikan sinyal baik untuk pergerakan naik atau turun;
- Menunjukkan tekanan bullish dan bearish serta estimasi jumlah pergerakan, yang penting untuk menentukan level stop dan profit;
- Menunjukkan adanya pergerakan lateral dan kekuatannya (tinggi atau rendah volatilitas);
- Menunjukkan level overbought/oversold;
- Jelas menunjukkan fungsi gelombang pergerakan harga dan kemungkinan level divergensi/convergensi;
- Membantu menentukan perilaku harga di masa depan dan (sangat penting!) untuk masuk ke pasar hanya menggunakan indikator ini;
- Berfungsi dengan baik di semua timeframe serta data pasar selain forex;
- Tanpa tambahan filter, menghilangkan sinyal palsu dari breakdown SMA dengan periode yang sama.
Kekurangan:
- Perlu selalu ada periode settlement, yang mengurangi akurasi dari ukuran sampel data yang dianalisis (masalah utama dari semua indikator);
- Masih banyak kemungkinan dari indikator ini yang belum dipelajari dengan baik.
Parameter yang Direkomendasikan:
extern int IdBull = 12; // Garis bullish, sebaiknya nilainya sama dengan garis bear dan garis utama.
extern int IdBear = 12; // Garis bearish, sebaiknya nilainya sama dengan garis bull dan garis utama.
extern int IdArray = 12; // Semua garis SMA - nilai smoothing dari semua garis di grafik.
Indikator ini menampilkan histogram yang memperlihatkan perbedaan antara garis bullish (batang putih) dan SMA serta garis bearish (batang hitam) dan SMA.
Pengujian Strategi Menggunakan Indikator Ini:
Ini adalah pengujian yang tidak dioptimalkan, transaksi dilakukan saat pembukaan bar, jadi tidak perlu diuji "setiap tick", mode transaksi 1 pada bar. Timeframe: Harian, instrumen: EURUSD, periode: semua yang tersedia antara 1999 hingga 2010. Stop Loss dan Profit pada level 500 poin. Penarikan dilakukan berdasarkan kondisi transaksi berlawanan.

Kondisi Masuk Long:
&& BullPressue1 - Point > 0 // jika tekanan bullish di atas 0
&& BearPressue1 - Point > 0 // jika tekanan bearish di atas 0
&& MainAccumulation1 - Point > 0 // jika garis utama di atas 0
Kondisi Masuk Short:
&& BullPressue1 - Point < 0 // jika tekanan bullish di bawah 0
&& BearPressue1 - Point < 0 // jika tekanan bearish di bawah 0
&& MainAccumulation1 - Point < 0 // jika garis utama di bawah 0
Kondisi keluar berlawanan.
Berikut adalah grafik perubahan aset (Equity), akurasi 5 digit. Seperti yang Anda lihat, setelah membuka transaksi, equity jarang turun di bawah -200 poin.

Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Indikator Alerts pada New Bar untuk MetaTrader 4: Panduan Lengkap
- Memprediksi Harga Selanjutnya dengan Jaringan Saraf: Panduan Lengkap untuk Trader