Bollinger Bands adalah salah satu indikator yang cukup terkenal di kalangan trader. Meski begitu, terkadang tiga garis yang ada bisa membuat bingung dan sulit untuk mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat. Nah, kali ini saya akan memperkenalkan versi modifikasi dari Bollinger Bands yang lebih sederhana. Di sini, Anda hanya akan menemukan satu garis saja.
Penggunaannya sangat mudah. Anda bisa membeli (buy) ketika harga ditutup di atas garis merah dan melihat garis biru. Sebaliknya, jual (sell) ketika harga ditutup di bawah garis biru dan melihat garis merah. Gambar contoh di bawah ini sudah cukup jelas. Grafik ini menunjukkan pasangan EURUSD pada time frame H4. Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi awal dari fase bullish dan sekarang mulai masuk ke fase bearish.
Terakhir, saya telah memodifikasi kode ini dengan cukup signifikan. Awalnya, kode ini dibuat oleh TrendLaboratory, jadi kredit dasar pengkodeannya jatuh kepada mereka.

Rekomendasi:
- Berfungsi paling baik pada time frame yang lebih tinggi seperti H4.
- Bisa digunakan pada semua pasangan mata uang, namun lebih baik pada pasangan yang stabil seperti EURUSD.
- Ambil tindakan pada PENUTUPAN candle, bukan hanya saat menyentuh garis biru atau merah.
Contoh lebih lanjut dapat ditemukan di http://www.DodaCharts.com.
Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Alerts pada New Bar untuk MetaTrader 4: Panduan Lengkap
- Volume Profile + Range v6.0: Indikator Penting untuk MetaTrader 5
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif