EA Hedge Average adalah alat yang dibuat dengan fungsi Hedge Average yang sangat membantu para trader. Mari kita bahas bagaimana EA ini bekerja dan apa saja yang perlu diketahui.
Perintah dalam EA ini tidak ditentukan berdasarkan nilai candle, melainkan menggunakan indikator Moving Average. Jadi, ketika candle bergerak dan melintasi indikator Moving Average, maka akan ada perintah yang dihasilkan. Ini adalah cara yang efisien untuk menangkap peluang trading.
Perintah hedge akan terjadi ketika ada perpotongan pada candle yang telah terdeteksi oleh indikator Moving Average dari perintah sebelumnya. Hal ini akan menciptakan perintah baru yang berbeda dari yang sebelumnya, sehingga memberikan fleksibilitas dalam strategi trading Anda.
Untuk memastikan bahwa perintah yang saya jelaskan di atas dapat terjadi, kita perlu menambahkan filter seperti di bawah ini:
if( totalorder(0)<Max_order && Trade_buy && signal==1 && wt!=Time[0] ){ticketb = OrderSend(Symbol(),OP_BUY,NR(Lots),Ask,3,slb, tpb,Name_EA,Magic,0,Blue); if(ticketb>0) wt=Time[0]; } if( totalorder(1)<Max_order && Trade_sell && signal==2 && wk!=Time[0]) {tickets = OrderSend(Symbol(),OP_SELL,NR(Lots),Bid,3,sls, tps,Name_EA,Magic,0,Red); if(tickets>0) wk=Time[0]; }
Input untuk EA:
- Name_EA = "Hedge Average"
- Trade_buy= true
- Trade_sell= true
- Start_Hour= 6
- End_Hour= 20
- Tp_in_Money= true
- TP_in_money= 2
- TP= 100
- SL= 100
- Max_order= 10
- Lots= 0.1
- TrailingStop_= true
- TrailingStop= 20
- Magic= 76
- Period_1 = 4
- Period_2 = 4
Contoh EA:


Komentar 0