Penulis Ide: vitaly
Penulis Kode MQL5: barabashkakvn
Strategi trading yang diusung oleh Proffessor v3 ini cukup sederhana. Posisi BUY atau SELL dibuka dan dilindungi oleh pending order Stop pada jarak Delta 1. Selanjutnya, dibuatlah grid yang terdiri dari pending order Limit atau Stop pada jarak Delta 2 dari satu sama lain. Jumlah pending order untuk setiap arah dapat diatur di Max Lines. Pending order (Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, dan Sell Stop) diatur melalui fungsi PendingOrder, yang menerima jenis pending order (order_type), volume (volume), stop loss (sl), dan take profit (tp) sebagai parameter.
//+------------------------------------------------------------------+ //| Pending order | //+------------------------------------------------------------------+ void PendingOrder(ENUM_ORDER_TYPE order_type,double volume,double price,double sl,double tp) { sl=m_symbol.NormalizePrice(sl); tp=m_symbol.NormalizePrice(tp); if(m_trade.OrderOpen(m_symbol.Name(),order_type,volume,0.0, m_symbol.NormalizePrice(price),m_symbol.NormalizePrice(sl),m_symbol.NormalizePrice(tp))) { if(m_trade.ResultOrder()==0) { Print("#1 ",EnumToString(order_type)," -> false. Result Retcode: ",m_trade.ResultRetcode(), ", deskripsi hasil: ",m_trade.ResultRetcodeDescription()); PrintResultTrade(m_trade,m_symbol); } else { Print("#2 ",EnumToString(order_type)," -> true. Result Retcode: ",m_trade.ResultRetcode(), ", deskripsi hasil: ",m_trade.ResultRetcodeDescription()); PrintResultTrade(m_trade,m_symbol); } } else { Print("#3 ",EnumToString(order_type)," -> false. Result Retcode: ",m_trade.ResultRetcode(), ", deskripsi hasil: ",m_trade.ResultRetcodeDescription()); PrintResultTrade(m_trade,m_symbol); } //--- }
Saat mencapai target profit Profit Close, tutup semua posisi dan hapus semua pending order. Anda juga dapat menutup semua posisi dan menghapus pending order jika mengalami kerugian lebih dari Loss Close (jika Anda mengatur Loss Close ke 0.0, parameter ini akan dinonaktifkan).
Operasi EA (membuka posisi dan menetapkan pending order pelindung) dilakukan dalam rentang waktu kerja dari Start hour hingga End hour (di mana Start hour bisa kurang dari End hour atau melebihinya).
Inti Utama
Analisis nilai ADX pada timeframe Work TimeFrame. Jika ADX di bawah 40, ini dianggap flat, dan pending order Limit ditempatkan. Sebaliknya, jika ADX di atas 40, pending order Stop digunakan;
Jika DI+ lebih tinggi dari DI-, maka beli, sebaliknya jual.
Hasil optimasi terbaik dari dua parameter (Current bar ADX dari 0 hingga 2, langkah 1 dan Work TimeFrame dari M1 hingga H1)
EURUSD, Current bar ADX 0, Work TimeFrame H1

USDJPY, Current bar ADX 2, Work TimeFrame M1

Dalam kasus EURUSD, Current bar ADX 0, Work TimeFrame H1, tetapi parameter Loss Close diatur ke "0.0"

dan USDJPY, Current bar ADX 2, Work TimeFrame M1, tetapi parameter Loss Close diatur ke "0.0"

Postingan terkait
- RRS Impulse: EA Unggulan untuk Trading MetaTrader 4
- Panduan Sistem Trading BROTHER - Hasil Ekstrem dengan EA 5 Menit di MetaTrader 4
- Membuat Expert Advisor Menggunakan MQL5 Wizard: Sinyal Perdagangan dari Bullish dan Bearish Engulfing dengan Stochastic
- Panduan Lengkap Membuat EA dengan MQL5 Wizard: Sinyal Trading Bullish dan Bearish Engulfing + MFI
- MQL5 Wizard: Ciptakan Sinyal Trading dengan Bullish/Bearish Engulfing dan RSI