Di sini kita akan membahas EA yang sama seperti yang sudah dirilis sebelumnya. Dengan penambahan kode ini, kamu bisa mengatur parameter untuk RSI dan Momentum sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, jika batas beli RSI kamu atur ke 70, maka EA tidak akan menempatkan order beli jika RSI berada di atas 70.
Modifikasi kode ini cukup sederhana, bahkan jika kamu tidak terlalu paham coding, kamu tetap bisa mengganti indikator dengan yang kamu pilih. Berikut adalah baris baru yang ditambahkan:
externint RSI_Period = 14;
externint RSI_Buy_Restrict = 1.;
externint RSI_Sell_Restrict = 1.;
externint Momentum_Period = 14; // Baris tambahan pada variabel
externint Momentum_Buy_Restrict = 1.;
externint Momentum_Sell_Restrict = 1.;
double d_RSI = iRSI(Symbol(),0,RSI_Period, PRICE_CLOSE, 1);
double d_Momentum=iMomentum(Symbol(),0,Momentum_Period,PRICE_CLOSE,1); // Dua baris ini sebelum mengirim order
&& d_Momentum < Momentum_Buy_Restrict && d_RSI < RSI_Buy_Restrict)
&& d_Momentum > Momentum_Sell_Restrict && d_RSI > RSI_Sell_Restrict) //Dua baris ini saat mengirim order
externint RSI_Buy_Restrict = 1.;
externint RSI_Sell_Restrict = 1.;
externint Momentum_Period = 14; // Baris tambahan pada variabel
externint Momentum_Buy_Restrict = 1.;
externint Momentum_Sell_Restrict = 1.;
double d_RSI = iRSI(Symbol(),0,RSI_Period, PRICE_CLOSE, 1);
double d_Momentum=iMomentum(Symbol(),0,Momentum_Period,PRICE_CLOSE,1); // Dua baris ini sebelum mengirim order
&& d_Momentum < Momentum_Buy_Restrict && d_RSI < RSI_Buy_Restrict)
&& d_Momentum > Momentum_Sell_Restrict && d_RSI > RSI_Sell_Restrict) //Dua baris ini saat mengirim order

Komentar 0