Beranda Indikator Teknis Postingan

Panduan Lengkap On Balance Volume (OBV) untuk MetaTrader 5

Lampiran
41.zip (1.05 KB, Unduh 0 kali)

On Balance Volume (OBV) adalah indikator teknikal momentum yang menghubungkan volume dengan perubahan harga. Indikator ini diperkenalkan oleh Joseph Granville dan sangat sederhana untuk dipahami.

Cara kerjanya, jika harga penutupan bar saat ini lebih tinggi daripada bar sebelumnya, maka volume bar saat ini ditambahkan ke OBV sebelumnya. Sebaliknya, jika harga penutupan bar saat ini lebih rendah, volume saat ini akan dikurangkan dari OBV sebelumnya.

Asumsi dasar dalam analisis On Balance Volume adalah bahwa perubahan OBV biasanya mendahului perubahan harga. Teorinya adalah bahwa aliran uang pintar dapat terlihat dari OBV yang meningkat. Ketika publik mulai berinvestasi dalam sekuritas tersebut, baik harga sekuritas maupun OBV akan melonjak.

Jika pergerakan harga sekuritas mendahului pergerakan OBV, maka terjadi apa yang disebut "non-konfirmasi". Non-konfirmasi ini bisa terjadi di puncak pasar bullish (ketika harga sekuritas naik tanpa disertai kenaikan OBV) atau di dasar pasar bearish (ketika harga sekuritas turun tanpa disertai penurunan OBV).

OBV dikatakan dalam tren naik ketika setiap puncak baru lebih tinggi dari puncak sebelumnya dan setiap lembah baru lebih tinggi dari lembah sebelumnya. Sebaliknya, OBV berada dalam tren turun ketika setiap puncak berikutnya lebih rendah dari puncak sebelumnya dan setiap lembah berikutnya lebih rendah dari lembah sebelumnya. Ketika OBV bergerak mendatar tanpa membuat puncak dan lembah yang berurutan, ini menunjukkan tren yang meragukan.

Setelah tren terbentuk, tren tersebut akan bertahan hingga ada perubahan. Ada dua cara untuk memutuskan tren OBV. Pertama, ketika tren berubah dari naik menjadi turun, atau sebaliknya. Kedua, jika tren berubah menjadi tren yang meragukan dan tetap meragukan lebih dari tiga hari. Jadi, jika sekuritas berubah dari tren naik menjadi meragukan dan tetap meragukan hanya selama dua hari sebelum kembali ke tren naik, OBV dianggap selalu berada dalam tren naik.

Ketika OBV berubah menjadi tren naik atau turun, ini menandakan terjadinya "breakout". Karena breakout OBV biasanya mendahului breakout harga, investor disarankan untuk membeli saat terjadi breakout OBV ke atas. Sebaliknya, investor disarankan untuk menjual saat OBV mengalami breakout ke bawah. Posisi sebaiknya dipertahankan sampai tren berubah.

Indikator On Balance Volume

Indikator On Balance Volume

Perhitungan:

Jika harga penutupan saat ini lebih tinggi dari yang sebelumnya, maka:

OBV (i) = OBV (i - 1) + VOLUME (i)

Jika harga penutupan saat ini lebih rendah dari yang sebelumnya, maka:

OBV (i) = OBV (i - 1) - VOLUME (i)

Jika harga penutupan saat ini sama dengan yang sebelumnya, maka:

OBV (i) = OBV (i - 1)

Dimana:

  • OBV (i) - nilai indikator On Balance Volume pada periode saat ini;
  • OBV (i - 1) - nilai indikator On Balance Volume pada periode sebelumnya;
  • VOLUME (i) - volume dari bar saat ini.

Postingan terkait

Komentar (0)