Hai, para trader! Kali ini kita akan membahas tentang salah satu indikator yang bisa membantu strategi trading kita, yaitu Recursive Moving Average. Indikator ini bekerja dengan cara memanggil dirinya sendiri beberapa kali untuk mencapai tingkat smoothing yang sesuai.
Contoh dari indikator ini adalah DEMA dan TEMA, yang merupakan jenis exponential moving average yang bersifat rekursif. Tujuan utamanya adalah menghapus batasan loop sambil tetap menjaga kecepatan eksekusi. Selain itu, indikator ini juga dilengkapi dengan garis pemicu yang memberikan sinyal trading.
Parameter yang perlu diatur:
- Periode reguler
- Jumlah iterasi: semakin tinggi, semakin halus hasilnya
- Metode smoothing: bisa menggunakan exponential atau hanya smoothing untuk menjaga kecepatan
- Menampilkan panah pada sinyal sebagai opsi

Indikator ini memiliki dua fitur utama:
- Garis pemicu: merupakan rata-rata dari jumlah iterasi smoothing, dan persilangan antara kedua garis ini menandakan peluang trading.
- Menampilkan panah pada sinyal sebagai fitur opsional.
Secara umum, penting untuk memastikan bahwa parameter yang kita atur tidak membanjiri grafik dengan terlalu banyak sinyal. Ini agar kita bisa mengambil keputusan trading dengan lebih jelas dan terarah.

Postingan terkait
- Panduan Lengkap MetaCOT 2 CFTC ToolBox untuk Analisis COT di MT4
- Indikator Open Range Breakout untuk MetaTrader 5: Strategi Trading yang Efektif
- Master Tools: Alat Indikator untuk MetaTrader 4 yang Harus Dimiliki
- Indikator Alerts pada New Bar untuk MetaTrader 4: Panduan Lengkap
- Volume Profile + Range v6.0: Indikator Penting untuk MetaTrader 5