Beranda Indikator Teknis Postingan

Memahami Spread: Indikator Penting di MetaTrader 5

Lampiran
57620.zip (1.79 KB, Unduh 0 kali)

Spread adalah selisih antara dua kutipan simbol yang berbeda. Ketika kutipan simbol bergerak berlawanan, simbol kedua akan dibalik. Dalam hal ini, spread dihitung dari jumlah kutipan yang ada.

Hanya kutipan dari simbol kedua dalam spread yang dibalik. Nama-nama variabel yang digunakan jelas dan mudah dipahami. Penggunaan indikator ini wajib ketika kedua simbol dalam spread diperdagangkan, sesuai dengan waktu awal dan akhir sesi trading.

Indikator ini dapat digunakan saat trading spread: untuk trading datar - jika meningkat, kita jual; jika menurun, kita beli. Ada juga kemungkinan variasi dalam interpretasi nilai indikator. Kita bisa melakukan trading berdasarkan garis support dan resistance serta garis miring dari grafik spread setelah kita melintasinya.

Kode indikator ini telah dijelaskan secara rinci. Untuk mengatur indikator pada simbol pertama dari spread, kita menggunakan variabel untuk mengubah ke bilangan bulat agar lebih mudah dilihat dan dianalisis. Dalam hal ini, kita menentukan jumlah tempat desimal sebagai pengali. Misalnya, jika kutipan memiliki 5 tempat desimal, kita atur nilainya menjadi 100000.

Coefficient_to_an_integer1 = 100000;
Coefficient_to_an_integer2 = 100000;

input double Weighting_coefficients1 = 1;         // faktor proporsional (volume posisi) dari simbol spread pertama
input int Coefficient_to_an_integer1 = 100000    // jumlah kutipan Sim 1
input string Symbol2 = "USDCAD"                  // simbol spread kedua
input bool   Symbol2_Reverse = true              // korelasi invers
input double Weighting_coefficients2 = 1         // faktor proporsional (volume posisi) dari simbol spread kedua
input int Coefficient_to_an_integer2 = 100000   // jumlah kutipan Sim 2

Sebenarnya, ada banyak cara untuk menginterpretasikan nilai indikator ini serta pergerakan dari level-level yang ada. Anda bisa memilih cara yang paling sesuai dengan strategi trading Anda.

Salah satu contohnya adalah menggunakan interpretasi tren dari pergerakan kutipan spread, misalnya berdasarkan musim.

Ambil contoh penggunaan interpretasi klasik dari spread AUDUSD-USDCAD, yang melakukan trading dalam rentang tertentu. Kita juga bisa menempatkan pola-pola analisis teknikal dan indikator teknis lainnya, seperti envelopes, pada grafik spread untuk mendapatkan interpretasi yang lebih jelas dari nilainya.


Postingan terkait

Komentar (0)